Diduga Pembangunan Puskesmas Karang Tinggi Langgar GSB

  • Whatsapp

Bengkulu Tengah || REALITASTERKINI.com – Pembangunan Puskesmas Karang Tinggi, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu diduga langgar Garis Sepadan Bangunan (GSB). Hal itu terbukti saat media realitasterkini.com malakukan investigasi kelokasi proyek, Rabu, (22/09/21).

Untuk diketahui, Pembangunan Puskesmas Karang Tinggi yang berada di simpang masuk ke perkantoran Kabupaten Bengkulu Tengah di kerjakan pihak Kontraktor Pelaksana CV. PDS Membangun dengan jumlah kontrak Rp. 1.193.267.000,00.- sumber Dana Alokasi Khusus (DAK FISIK), Masa pelaksana 180 hari kalender.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan Investigasi realitasterkini.com ke lokasi proyek yang saat ini tengah berjalan ditenggarai terlalu dekat dari sepadan jalan.

Saat realitasterkini.com konfirmasikan hal ini kepada Kasi Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten Bengkulu Tengah, ‘Wawan’ diruang kerjanya mengatakan, mengenai pembangunan Puskesmas Karang Tinggi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pihaknya belum mengeluarkan, akan tetapi jika nantinya ada pengajuan, kami mengeluarkannya.

“Masalah IMB Pembangunan Puskesmas Karang Tinggi belum kami keluarkan, terkecuali kalau ada pengajuan dari pihak PUPR Bengkulu Tengah Bidang Cipta Karya dan Tata Ruang,” kata wawan.

Ia menjelaskan kalau aturan GSB khususnya jalan Nasional di Kabupaten Bengkulu Tengah, mempunyai jarak GSB 15-25 Meter, sedangkan kalau jalan Kabupaten 8 M.

Mengenai Teknik pelarangan jika ada sebuah bangunan yang dianggap melanggar GSB sambung ‘Wawan’, pihaknya tidak ada wewenang, namun yang berhak melarang adalah pihak Dinas PUPR Bidang Cipta Karya Kabupaten Benteng.

Dalam hari yang sama, realitasterkini.com menyambangi kediaman Kabid Tata Ruang PUPR Benteng ‘Deni’ mengatakan, “dirinya selaku Kabid tidak mau memberikan komentar ada baiknya langsung konfirmasi sama kepala dinas hari senin depan, sebab pak kadis sedang DL (ke jakarta),” tandasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah Gusti Muliati melalui telpon selulernya menjelaskan, bahwa pembangunan Puskesmas Karang Tinggi saat ini sedang diurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Izin Bangunan (IB) di DPM PTSP Kabupaten Bengkulu Tengah.

Tampak Samping Bangunan Puskesmas Karang Tinggi sangat Dekat Dipinggir Jalan Kabupaten.

Dan jika ada aturan GSB seperti yang di sampaikan Kasi Perizinan ‘Wawan’, Lanjut Kadinkes, agar masyarakat ketahui aturan itu biar dipasang palang atau papan merek pemberitahuan dipinggir jalan mulai dari perbatasan kota hingga ke jalan Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Ini pembangunan pemerintah, mempunyai jangka waktu pekerjaan, tidak mungkin menunggu IMB atau IB baru dilaksanakan pembangunan.Dan meskipun demikian jika tidak keluar IMB setidaknya IB bisa keluar atas pembangunan Puskesmas tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun dari salah seorang warga setempat mengatakan, “pernah ada kejadian salah satu tukang yang kerja di bangunan puskesmas itu tersengat listrik akibat jarak tiang listrik dengan bangunan sangat dekat.

“Akhirnya tiang listrik dan tiang telkom di pindahkan ke seberang jalan, termasuk Sutet yang seharusnya tidak bisa di pindah tempatkan,” pungkas salah seorang warga. (**)

Pos terkait

Umroh Tanpa DP