Miris, SMPN 26 Talang Empat Benteng Kekurangan Murid

  • Whatsapp

Benteng, REALITASTERKINI.com – Kepala Sekolah SMP Negeri 26 Pulau Panggung Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) Suhartati. S.pd, keluhkan murid di sekolahnya yang hanya berjumlah 30 orang diduga adanya penerimaan siswa disekolah lain yang tidak menerapkan sistem zonasi yang mengakibatkan sekolahnya kekurangan murid. Hal ini disampaikannya diruang kerjanya, Selasa, (27/9/2022).

Diterangkannya pada penerimaan siswa baru tahun 2022 ini disekolahnya hanya ada 3 siswa yang mendaftar, sementara kalau di telusuri sesuai dengan sistem zonasi lebih dari jumlah tersebut bahkan bisa mencapai 20 siswa yang seharusnya mendaftar di SMPN 26.

Bacaan Lainnya

“Sistem zonasi dalam pemerimaan siswa baru diwilayahnya Kecamatan Talang Empat ini tidak berjalan dengan maksimal, jika ingin benar-benar diterapkan, harus menggunakan sistem terintegrasi melalui aplikasi agar dapat menerapkan pemerataan penyebaran siswa, saya sampaikan demikian kasihan murid yang seharusnya memiliki banyak teman untuk mendorong persaingan dalam proses pembelajaran,” ujar kepsek.

Dikatakannya terkait tenaga guru pengajar sudah sangat cukup berjumlah 11 guru dan sangat aktif setiap hari dalam proses kegiatan belajar mengajar.

“Guru-guru yang ada disekolah SMPN 26 sudah termasuk Kepala Sekolah sangat aktif dalam proses kegiatan belajar mengajar sebagaimana sekolah-sekolah lain pada umumnya namun yang disayangkan muridnya ini yang kekurangan, kalau dilihat dari tempat sekolah sangat dekat di pemukiman warga dan juga jalan raya,” kata kepsek.

Ditambahkannya mengenai kondisi gedung sekolah SMPN 26 yang seharusnya sudah layak di rehab, seperti plafon yang sudah bolong dan banyak lapuk kemudian pintu yang sudah rusak, dan fasilitas lainnya seperti ruang laboratorium perpustakaan yang masih kurang dan juga penunjang fasilitas sekolah seperti komputer juga tidak ada.

“Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Benteng melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar Sekolah SMPN 26 ini diperhatikan agar bisa mendapatkan bantuan rehab gedung dan juga fasilitas lainnya seperti komputer yang tidak ada, bisa dilihat kondisinya serba kekurangan,” harap Suhartati. (Soza)

.

Pos terkait