Polemik Antara PT. FBA dan Masyarakat Pasar Seluma Dalam Tahapan Pengkajian

  • Whatsapp

Seluma, realitasterkini.com – Saat ini tim pengkaji dari jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Kabupaten Seluma Rapat Koordinasi (Rakor) untuk mencari titik terang polemik antara PT. Faminglevto Bakti Abadi (FBA) dengan Masyarakat Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan. Rapat Koordinasi tersebut diselenggarakan di Ruang rapat Pemkab Seluma, Senin ( 7/2/2022 ) pagi.

Dalam Rakor tersebut, tim pengkaji dari Jajaran Pemprov Bengkulu menemukan beberapa fakta baru terkait penambangan Pasir Besi yang dilakukan PT. FBA selama ini.

Menurut Kepala Bagian Inspektorat Migas ESDM Provinsi Bengkulu Didi Susanto mengatakan bahwa, pihak PT. FBA belum memenuhi kewajibannya sebelum melakukan aktivitas penambangan di lokasi yang ditentukan, serta belum melengkapi dokumen-dokumen teknis untuk melakukan penambangan pasir besi tersebut.

”Oleh sebab itu, jika mereka mau melakukan penambangan, harus melaksanakan kewajiban seperti, harus ada kepala teknis lapangan atau penanggungjawab lapangan dan wajib menyampaikan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk reklamasi”, kata Didi Susanto.

Disamping itu sambung Didi, hingga saat ini pihak PT. FBA juga belum mereka sampaikan rencana anggaran kegiatan pertambangan ke Inspektur tambang di Bengkulu,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Tim Pengkaji Provinsi Bengkulu, Oslita mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil pihak PT. FBA untuk dimintai keterangan terkait hasil-hasil temuan tim pengkaji tersebut.

”Tim pengkaji akan memanggil pihak PT. FBA untuk meminta klarifikasi beberapa hal temuan yang wajib mereka pertanggungjawabkan. Setelah itu baru bisa mengambil kesimpulan dan yang tindakan untuk menyelesaikan polemik terhadap warga setempat”, ujar Oslita Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu.

Lebih lanjut ia katakan, sebenarnya tim pengkaji sudah melakukan survey ke lokasi tambang, dan sudah melakukan kajian dampak yang akan muncul dari penambangan Pasir Besi di Desa Pasar Seluma.

”Belum lama ini tim pengkaji telah melakukan survey ke lapangan, dan hasil temuan itu sedang di pelajari,” pungkasnya. (Mukhsin-adv)

  • Whatsapp

Pos terkait