Sekertaris DPD HIMNI Bengkulu Dukung Laporan LBH DPP HIMNI Pusat

  • Whatsapp

Bengkulu, REALITASTERKINI.com – Bersumber Penghinaan Budaya Nias serta pelecehan Suku Nias yang disampaikan “Condrat Sinaga” di Kota Medan melalui akun facebook nya pada tanggal 11 Oktober 2021 lalu, minta kepada Polda Sumatera Utara (Sumut) dan Mabes Polri segera menangkap pelakunya guna meredam amarah Suku Nias dimana pun berada di Wilayah NKRI ini.

Sekretaris DPD HIMNI Provinsi Bengkulu : Edirman Mendrofa.

Melalui akun facebook yang disampaikan “Condrat Sinaga” telah merendahkan Suku, Budaya serta Ras dan adat istiadat Nias sebagai peninggalan para leluhur kami.

Bacaan Lainnya

“Kami sama sekali tidak menerima pernyataan ” Condrat Sinaga” yang ia tayangkan melalui akun facebook peribadinya itu pada tanggal 11 Oktober 2021 lalu. Kami Masyarakat Nias dimana pun berada di NKRI ini sangat mengutuk dan meminta agar di proses secara hukum dan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Edirman Mendrofa Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah HIMPUNAN MASYARAKAT NIAS INDONESIA (DPD-HIMNI) Porvinsi Bengkulu kepada REALITASTERKINI.com dikediamannya, Senin malam (18/10/2021).

 

Dugaan Lecehkan Suku Nias : Condrat Sinaga

Link FB Condrat Sinaga : ūüĎČhttps://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2640641662898247&id=100008573174843&sfnsn=wiwspwa

Menurutnya, tindakan yang dilakukan “Condrat Sinaga” sudah tidak manusiawai dan pantas di tindak secara hukum dari pada terjadi perpecahan atau pertikaian berkepanjangan sesama suku yang ada di wilayah Sumatera Utara.

“Jika hal ini dibiarkan dapat dipastikan akan terjadi pertikaian antar suku-suku yang ada di wilayah Sumatera Utara, sebab apa yang “Condrat Sinaga” sampaikan melalui akun facebook nya itu sangat tidak benar, dan kami Masyarakat Nias meminta pertanggung jawaban pembicaraannya tersebut,” Pungkas Edirman Mendrofa.

Sementara itu, dikutip dari nawacitapost.com, Lembaga Bantuan Hukum Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (LBH HIMNI) yang diwakili oleh Wiradarma Harefa melaporkan Condrat Sinaga yang telah melakukan tindakan SARA  atau melecehkan  suku Nias ke Polda Metro Jaya pada hari Senin (18/10/2021).

Untuk diketahui,  LBH HIMNI adalah salah satu lembaga didalam organisasi  Dewan Pengurus Pusat Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (DPP HIMNI ).

‚ÄúYang dilaporkan adalah, menyebarluaskan informasi yang menimbulkan rasa kebencian, permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas SARA,‚ÄĚ kata Wiradarma kepada wartawan.

Atas laporan itu,  terduga terjerat Pasal 28 ayat 2 Jo. Pasal 45A ayat 2 UU  NO. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE. Dan atau Pasal  4 Jo. Pasal 16 UU RI No. 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi RAS dan ETNIS.

Seperti diketahui sebelumnya, Condrat Sinaga mengatakan ‚Äúbahwa setiap laki-laki suku Nias yang menikah akan patuh terhadap orang tua sehingga memberikan penghargaan yang besar kepada orang tua nya dengan menyerahkan perawan istrinya,‚ÄĚ ucapnya.

 Pernyataan seperti itu dinilai sebagai pernyataan bohong atau tidak didasari dengan fakta.

Atas pernyataan ini, Ormas Suku Nias dalam hal ini HIMNI akan memberikan tindakan secara tegas dengan melaporkan ke pihak yang berwajib.

Dengan kasus seperti ini warga Nias berharap tidak ada lagi pihak yang menghina suku manapun, khususnya suku Nias.

 Nias memang pulau kecil, namun adat serta budayanya masih sangat kental dan menjadi daya tarik wisatawan baik dalam negeri ataupun luar negeri. Negara Indonesia berasaskan Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.

Masyarakat Nias dan warga HIMNI pada khususnya menahan diri dan tetap tenang biarkan pihak yang berwajib yang memproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan akan tetap kita kawal sampai tuntas, kata LBH DPP HiMNI. (Soza Lase)

Pos terkait