Silva APBD TA 2021 Kabupaten Kepahiang Mencapai 15 Milyar

  • Whatsapp

Kepahiang, realitasterkini.com – Silva Dana APBD Tahun Anggaran (TA) 2021 Kabupaten Kepahiang yang tidak terserap mencapai 15 Milyar. Silva dana tersebut salah satu kerugian daetah setempat karena alokasi Anggaran Pembangunan yang tersedia daerah setempat Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang tidak mampu merealisasikan berbagai program kegiatan pembangunan yang telah ditetapkan pada APBD tahun 2021 lalu.

Ternyata, hasil realisasi serapan anggaran untuk pembiayaan berbagai kegiatan pembangunan yang telah tertuang pada APBD tahun  2021 lalu tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepahiang tak mampu mengelola dengan baik untuk  dimanfaatkan secara optimal dalam mendorong berbagai percepatan pembangunan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Kepahiang, yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Kabupaten Kepahiang TA 2021 lalu.

Ketika realitasterkini.com konfirmasi kepada Plt.Badan Keuangan Daerah Damsi A, S.Sos., Rabu, 5/1/2021 mengenai adanya Silva Dana APBD TA 2021 tersebut mengatakan, jika SILPA tersebut adalah bersumber dari Anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) yang mencapai 15 Milyar. Dan Dana APBD itu berada di Kas Daerah/Nega

“Terdapatnya Silva Dana Anggaran APBD sebesar Rp.15 milyar tersebut dikarenakan adanya surat edaran dari Pemerintah Pusat yang berencana akan melakukan pemotongan anggaran dari sumber DAU untuk Kabupaten Kepahiang pada TA 2021”, tandas Damsi.

Ia menjelaskan, pembiayaan pada kegiatan pembangunan yang tersedia di berbagai OPD, Dinas/Badan dan SKPD TA 2021 Kabupaten Kepahiang menjadi salah satu faktor penghambat atau kendala untuk memplow up berbagai rencana kegiatan pembangunan fisik yang ada.

” Jika rencana pemotongan anggaran tersebut ternyata tidak dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan akhirnya seluruh pos pendapatan Keuangan Daerah yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Kepahiang sudah direalisasikan dan masuk ke Kas Daerah. Terkecuali masih terdapat pendapatan daerah Kabupaten Kepahiang pada TA 2021 yang  belum diperoleh dari Sumber Dana Bagi Hasil (DBH) dari Provinsi Bengkulu yang masih  terhutang kepada Pemerintahan Kabupaten Kepahiang yaitu DBH Tahun 2021″, tutur Damsi. (FH)

  • Whatsapp

Pos terkait

Umroh Tanpa DP