oleh

Kembali Melaporkan Dugaan Korupsi DD Pardasuka

-Berita, Kaur-1.030 views

Kaur, REALITASTERKINI.com Merujuk pada fungsi dan tujuan Orams Pasal:2, 3 UU Nomor 17 tahun 2013  tentang organisasi Masyarakat dan tindak lanjut laporan Masyarakat Desa Pardasuka Kecamatan Maje, yang selama ini terkesan tidak ada tindak lanjut dari pihak Kejasaan Negeri Kaur sehingga melalui Lembaga Independ Lipan Jaya kembali melaporkan dugaan Korupsi Dana Desa(DD), Rabu (17/7/19)

Menurut Ketua LIPPAN Jaya Kabupaten Kaur  Arjus Purnama,SH membenarkan bahwa melalu anggota nya hari ini menyerah kan laporan ke Kejaksaan Negri Kaur dengan beberapa hal penting yang disampaikan:

  1. Peraturan Presiden RI No.54 tahun    2018 tentang strategi Nasional Pencegahan Korupsi.
  2. Menurut hemat pelapor, berbagai kebijakan Pemerintah akan menjadi sia-sia apa bila para penegak hukum didaerah seperti Kejaksaan Negri bersikap kurang tanggap terhadap partisipasi masyarakat yang telah ikut upaya pencegahan korupsi dengan cara memberikan laporan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan Dana Desa.
  3. Laporan masyarakat maje dengan nomor surat :002/PDS/XI/2019 tanggal 08 November 2009 yang ditanda tangani oleh anggota BPD Masyarakat Parda Suka , hingga kini tidak mendapat respon.
  4. Masyarakat Parda Suka juga pernah mendatangi Kejaksaan Negri Kaur sampai beberapa kali dalam waktu dan hari serta tahun yang beda, untuk mengharapkan tindak lanjut laporan tersebut, sangat bertolak belakang dengan “komitmen dan upaya dalam pencegahan korupsi yang selama nini menjadi prioritas Pemerintah.
  5. Bahwa lambannya penanganan laporan terkait tindak pidana korupsi, terbukti dengan dampak pembangunan yang tidak  bermanfaat dan berkualitas kurang baik.
  6. Bahwa pembangunan Dana Desa Pardasuka direncanakan tanpa asas musyawara dengan Masyarakat.

“Kiranya dapat membuka mata hati Kejari Kaur, bahwa saat ini proses penanganan korupsi sedang tidak menggembirakan, yang membuat masyarakat bertanya-tanya terhadap keseriusan Kejari Kaur”, ungkap Arjus berharap dengan laporan tersebut. (APRIN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.