oleh

Diduga Pengelolaan BUMDes R Rejosari “Janggal”

Musirawas, REALITASTERKINI.com – Ketua Lembaga Komunitas Pengawasan Korupsi (L-KPK) Wilaya Provinsi Sumatera Selatan,’ Ali Mu’ap’ Melalui Angota nya ‘Indra’, sesuai dengan pemantauan Tim nya di Desa R Rejosari, diduga banyak ditemukan kejanggalan dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), termasuk Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD), hal itu disampaikan terhadap Media Online realitasterkini.com diruang kerjanya Senin (26/8/19).

Menurut Indra Selaku Anggota Lembaga Komunitas Korupsi Kabupaten Musi Rawas, kegiatan Pengelolaan BUMDes di Desa R Rejosari sejak tahun 2016 hingga 2019 terkesan tidak ada kejelasan, sebab kegiatan tersebut hingga sekarang belum dapat menghasilkan apapun.

“Dari tahun 2016-2019 dalam pengelolaan Dana Bumdes Desa Rejosari itu diduga kurang jelas atau tidak ada keuntungan dari usaha itu, sehingga sudah dua orang yang menjabat sebagai Kepala Manajemen BUMDes, telah mengundurkan diri tanpa ada alasan yang jelas”, jelas Indra.

Indra menambahkan, ketika timnya melakukan pemantauan terkait BUMDes, Kepala Desa R Rejosari ‘Yunius’, berdalih, bahwa seluruh kegiatan yang di laksanakan di wilayah yang ia pimpin telah memenuhi prosedur, dan sudah di diaudit dari pihak Inspektorat Kabupaten Musi Rawas dan Intansi terkait tapi mereka tidak ada temuan. 

“Dalih Kades R Rejosari itu sah-sah saja sebelum dilakukan pengauditan dari pihak penegak hukum, karena kalau kita lihat secara kasat mata, mulai dari keterangan warganya sudah jelas bahwa ada kejanggalan”, tegas Indra.

Disisi lain Indra berharap terhadap penegak hukum dan dinas terkait di wilayah Desa R Rejosari Kecamatan Purwodadi Kecamatan Musi Rawas, segera Audit Penggunaan BUMDes, ADD dan DD karena diduga banyak kejanggalan. pinta indara mewakili L-LPK.

Ketika hal ini mau di konfirmasi terhadap Kepala Desa R Rejosari, ‘Yunius’  tidak berada di tempat. 

Sementara Camat Purwodadi Kabupaten Musi Rawas, Badrun S. Sos. mengatakan melalui handphonenya “Kepala Desa R Rejosari Belum bisa Komunikasi karena sibuk”, jawab Camat dengan singkat.

Perlu diketahui hingga berita ini ditayangkan, belum ada kejelasan dari pihak Camat dan Kades terkait kejanggalan BUMDes, ADD dan DD, semoga kedua sumber yang seharusnya memberikan keterangan tersebut bukan menghindari wartawan karena kenyataan namun karena kesibukannya. (Jhon Marsis).

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.