oleh

Lakukan Jebakan Betmen Terhadap Nasabah

Bengkulu, REALITASTERKINI.com – Sangat luar biasa tindakan pihak Multi Finance Sinar Mas Syariah Bengkulu memperlakukan konsumen yang menunggak pembayaran kredit kendaraan roda empat mini bus Avanza Velos Nopol BD 1911 AV, yang mau masuk empat bulan, pihak leasing malah memaksa membayar sebanyak delapan belas bulan sekaligus. Hal itu disampaikan pemilik kendaraan ‘Zainal’ warga Bumi Ayu Perumnas Royal Residen Kecamatan Selebar di redaksi Realitasterkini.com, Jum’at (30/08/19).

Menurut Zainal etika atau niat baik saya untuk membayar tunggakan Mobil Avanza Velos mendatangi pihak Multi Finance Sinar Mas Syariah untuk membayar tunggakan kredit, namun setelah bertemu dengan salah seorang petugas di lantai tiga memaksa agar membayar sekaligus kredit yang tersisa selama 18 bulan dengan jumlah Rp. 65.000.000,- pada hal yang wajib saya bayar kredit hanya berjumlah Rp.3.058.000.-x4 bulan dengan total Rp.12.232.000.-

“Niat baik saya untuk membayar tunggakan mobil Avanza Velos tersebut ke Multi Vinance Sinar Mas Syariah Sawah Lebar Bengkulu sudah ada. Namun karena pihak petugas memaksa harus saya selesaikan sesuai dengan sisa masa kredit yang 18 bulan, tentu sebagai konsumen kaget dan sangat keberatan”, papar Zainal.

Zainal menganggap atas pertemuan yang dilakukan terhadap pihak Leasing Sinar Mas Syariah pada hari jum’at, 30 Agustus 2019 sebuah jebakan Betmen yang dengan sengaja untuk mempersulit nasabah.

Berdasarkan penuturan Zainal, dua hari sebelum dirinya datang ke Multi Finance Sinar Mas Syariah, tepat pada hari Rabu, 28 agustus 2019 ada 6 orang yang mendatangi kediamannya yang mengaku dari pihak Leasing Sinar Mas Syariah sambil bentak-bentak dan mempertanyakan kapan di bayar tunggakan kredit Mobil Avanza Velos tersebut, dan bahkan mereka mengancan untuk melakukan penarikan kendaraan, jika tidak di lunasi seluruh sisah masa kredit yang 18 bulan dengan jumlah Rp. 60.000.000.- Atas desakan para bodyguard yang mendatangi kediamannya saat itu, akhirnya Zainal berjanji untuk menyanggupi permintaan mereka.

“Saya berjanji saat itu untuk menyanggupi permintaan mereka dari pada terjadi keributan, namun upaya yang saya lakukan hanya dapat pinjaman sama orang lain sebatas pembayaran tunggakan kredit selama 4 bulan”, jelas Zainal.

Zainal mengatakan setelah dirinya mendatangi Multi Finance Sinar Mas Syariah yang di dampingi salah seorang temannya Rudi HR, pihak oknum Karyawan Multi Finance Sinar Mas Syariah justru memaksa untuk membayar semua sisa masa kredit dengan jumlah Rp. 65.000.000,- “Atas permintaan pihak petugas Leasing tersebut saya selaku konsumen sangat keberatan dan pihak Leasing telah melanggar perjanjian kontrak selama 4 tahun”, tegas Zainal.

Hal senada juga disampaikan Rudi HR, Ketua DPD KGS (Komando Garuda Sakti) di bawah Divisi LAI (Lembaga Aliansi Indonesia), dirinya sangat terkejud atas aturan yang di terapkan pihak Leasinng Multi Finance Sinar Mas Syariah tersebut. Bagaimana tidak, sebagai konsumen etika dan niat baik untuk membayar kewajibannya selaku nasabah sudah ada. Tunggakan yang mau masuk 4 bulan lamanya konsumen mendatangi kantor untuk membayar, namun pihak petugas dari Leasing lantai Tiga Bank Sinar Mas Syariah Bengkulu menolak pembayaran tunggakan kredit yang 4 bulan tersebut dan memaksa konsumen agar membayar sebesar Rp.65.000.000,- sesuai dengan masa kredit dengan alasan sudah WO.

“Yang patut di pertanyakan apakah ada aturan yang baku pihak Leasing memaksa konsumen atau nasabah untuk membayar sisa masa kredit yang waktunya masih berjalan, karena didalam kontrak Mobil Avanza Velos tersebut selama 4 tahun dan masih tersisa 18 bulan lagi”, kata Rudi. (RD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.