oleh

Rapat Finalisasi Penyusunan Program PERDA Prov.Bengkulu

Bengkulu, REALITASTERKINI.com – Sekertaris Daerah (SEKDA) Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, membuka Sosialisasi Penggunaan Aplikasi dan Rapat Finalisasi Penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (PERDA) dan Program Pembentukan Peraturan Gubernur (PERGUB) tahun 2020 tahun anggaran 2019 oleh Biro Hukum dan Ham di hotel Raflesia city,Senin (2/9/2019)

Rapat Finalisasi Penyusunan Program PERDA Prov.Bengkulu 2

Sekda menyampaikan di hadapan para sosialisasi pembahasan,PERDA itu penting, tapi yang lebih di utamakan adalah PERGUB ini  adalah suatu kebutuhan yang paling penting, peraturan jangan terlalu banyak yang penting bagaimana hasil produk hukum itu bisa di terapkan dan dapat berguna bagi orang banyak.

Kenapa negara lain cepat berkembang karena setiap pengurusan tidak berbelit-belit dalam pengurusan di instansi terkait. Produk hukum yang paling penting adalah harus ada SOP yang jelas.

Berapa lama produk hukum, Pergub perda yang di hasilkan dan kini masih banyak nyontek di daerah lain boleh-boleh saja asal sesuai dengan konteks di daerah kita. “hilangkan budaya copy paste  produk hukum”, ungkapnya.

Dan sosialisasi jangan sebatas  sosialisasi yang harus di terapkan supaya untuk  produk perda dan pergub dapat digunakan dan mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini produk hukum ada perubahan di masa yang akan datang, ujar sekda.

Selain itu Realiterkini.com berhasil mewawancarai kepala biro hukum sekretariat daerah provinsi bengkulu Supran mengungkapkan adapun peserta OPD di lingkungan pemerintah provinsi bengkulu sebanyak  50 orang dan danah kegiatan bersumber dari APBD th 2019 .

“Produk hukum perda maupun Pergub agar dalam kepengurusan tidak berbelit-belit maka produk hukumnya berbasis Aplikasi dan SOP nya sudah jelas .semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar”ujar Supran”.(HD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.