oleh

DISNAKERTRANS Bengkulu Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi 2019

Bengkulu, REALITASTERKINI.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu Melalui Dinas Tenaga Kerjaan dan Transmigrasi (DISNAKERTRANS) mengadakan Pelatihan Berbasis Kompetensi tahun 2019, kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK),’ Mardian, Sos’. Rabu (11/9/19).

DISNAKERTRANS Bengkulu Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi 2019 2
Fhoto bersama peserta Pelatihan berbasis Kompetensi (fhoto/boston)

Tujuan dilaksanakan Pelatihan Berbasis Kompetensi tahun 2019 ini adalah upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten di Indonesia dan termasuk di  Provinsi Bengkulu, sebagaimana telah diatur dalam UU No.13 Tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan dan UU No.20 Tahun 2003 tentang sistim pendidikan nasional.

peserta yang mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi tahun 2019 ini di Provinsi Bengkulu berjumlah 160 orang terdiri dari jurusan bahasa jepang 16 orang selam 240 jam pelajaran, jurusan atau penjahit pakaian dasar 16 orang selama 240 jam pelajaran, jurusan pemasangan Jaringan Komputer selama 240 jam pelajaran, jurusan penataan batik 16 orang selama 240 jam pelajaran, jurusan desain grafis 16 orang selama 280 jam mata pelajaran, jurusan tatarias pengantin 16 orang selama 280 jam pelajaran, jurusan mekanik junior sepeda motor 16 orang selama 280 mata pelajaran,  jurusan Ukir kayu 16 orang selama 280 jam pelajaran, jurusan las 16 orang selama 320 jam pelajaran dan jurusan sekertaris 16 orang selama 320 jam pelajaran .

DISNAKERTRANS Bengkulu Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi 2019 3

Sumber anggaran dalam pelaksanaan Pelatihan Berbasis Kompetensi tersebut di bebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Balai Pusat Pengembangan Latihan Kerja (BPLK) Bekasi tahun anggaran 2019.

Kepala UPTD, Mardian, Sos membuka langsung secara resmi kegiatan pelatihan berbasis kompetensi dalam rangka meningkatkan mutu di bidang keterampilan, pengetahuan dan attitude UPTD-BLK, pelatihan kerja tersebut di peruntukan untuk masyarakat umum secara gratis tanpa dipungut biaya.

“Kami ingin orang-orang yang mencari kerja tersebut dapat berkualitas dan berhasil menjadikan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan mampu bersaing ditengah masyarakat yang berkompetensi yang siap kerja baik di daerah maupun nasional sehingga dapat mengurangi angka pengangguran yang ada di provinsi bengkulu”, ungkap mardian pada sambutannya.

Lanjut Mardian Menyampaikan, ada yang namanya uji komptensi yaitu dilaksanakan selama dua hari setelah mengikuti kegiatan tersebut  akan mendapatkan dua sertifikat yang kompeten, yaitu dari UPTD -BLK Provinsi Bengkulu  dan  satunya lagi dari Pusat dan itu berlaku se- Asia tenggara, supaya para pencari kerja nantinya lebih mudah, karena orang-orang yang telah di bina itu adalah orang yang sudah siap kerja.

“Pelatihan ini berasal dari pusat , dan kami berharap kepada peserta agar momen ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga bisa mengurangi angka pengangguran dan angka kemiskinan yang ada di Provinsi Bengkulu”, pinta Mardian.

Sementara itu harap Mardian, adapun manfaat dalam pelatihan itu bisa berkompeten di bidang masing-masing sesuai dengan jurusan sehingga bisa menembus pasar kerja baik di lembaga pemerintah dan swasta, atau pun membuka usaha secara peribadi.

Hadir pada acara tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerjaan dan Transmigrasi melalui Kepala UPTD-BLK Provinsi Bengkulu, Mardian, Sos, Kasi UPTD, Kepala Balai Pemasyarakata Kelas II, Altika Nasution, dan peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan berbasisi kompetensi 2019. (BOSTON)