oleh

Ketua Sementara DPRD BENTENG “Tidak Nyaman”

Benteng, REALITASTERKINI.com – Suhu politik belakangan ini di Kabupaten Bengkulu Tengah (BENTENG), Provinsi Bengkulu, khususnya di Kubu Partai Nasdem kian memanas. Hal itu terbukti setelah dilantiknya Ketua Sementara DPRD Kabupaten Benteng ‘Budi Suryantono’ pada hari senin tanggal 09-09-2019 lalu, Warga Benteng satu persatu mulai angkat bicara.

Seperti halnya yang di katakanan Zawawi Khatab melalui Handphone selulernya mengatakan, bahwa yang seharusnya dilantik sebagai Ketua DPRD Sementara Kabupaten Benteng adalah yang mendapatkan suara terbanyak, dalam hal ini Riko Zaryan Saputra.

Lanjutnya mengatakan, masyarakat Benteng juga sangat mengetahui latar belakang Riko tersebut bahwa salah seorang Kader Partai Nasdem yang telah berhasil mendapatkan suara yang banyak hingga terpilih sebagai anggota DPRD Benteng dengan jabatan Waka I periode 2014-2019.

Bukan hanya itu, Riko juga telah menjadi Ketua DPD Partai Nasdem sejak tahun 2013 hingga saat ini.

“Seharusnya jika pengurus Partai Nasdem baik di tingkat DPP Pusat mau pun Pengurus DPW Provinsi Bengkulu mempedomani mekanisme atau aturan partai, seharusnya Riko Zaryan Saputra yang di lantik sebagai Ketua sementara DPRD Kabupaten Benteng, dan Bukan Budi Suryantono yang hanya mendapatkan suara terendah apa lagi tidak masuk dalam kepengurusan Partai Nasdem di Kabupaten Benteng’, tegas Zawawi.

Disamping itu, kata Zawawi, ini adalah sebuah politik yang dapat diatur oleh jajaran petinggi partai itu sendiri dan apa lagi jika politik mengedepankan tali persahabatan melalui orang dekat atau  keluarga, tentu berupaya yang akan duduk pihak dia. Menurutnya Budi Suryantono adalah bagian dari Keluarga  Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Bengkulu, ujar Zawawi.

Zawawi  menandaskan bahwa ia juga salah satu Calon DPRD Benteng Periode 2019-2024 dari Partai PPP Dapil II, namun rezeki belum berpihak dengannya hingga dirinya tidak terpilih, maka dengan itu sangat disayangkan keputusan DPP Partai Nasdem yang melantik Budi sebagai Ketua sementara DPRD Benteng.  Ia juga menegaskan secara politik dia tidak memihak kepada siapa yang menjadi Ketua DPRD, namun secara kasat mata ‘Riko Zaryan Saputra’ adalah yang meraih suara terbanyak dan selayaknya pihak DPP Partai Nasdem dan DPW Partai Nasdem Provinsi Bengkulu menghargai perjuangan seorang kader yang telah mengabdi dan mengangkat aspirasi masyarakat selama ini, jangan mudah mengorbankan seseorang demi kepentingan jabatan. Ujar Zawai.

Disisi lain, Salah seorang Pengurus Partai Nasdem yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, bahwa dalam waktu dekat ini seluruh jajaran Pengurus Partai Nasdem Benteng dari tingkat DPD hingga ke tingkat kecamatan akan berkumpul untuk menyatakan sikap untuk mengundurkan diri dari kepengurusan Partai.

“Pengurus Partai Nasdem Diwilayah Kabupaten Bengkulu Tengah, selalu mendoakan dan akan berkumpul semua jajaran pengurus mulai dari tingkat Kabupaten hingga ke tingkat Kecamatan untuk menyatakan sikap pengunduran diri dari Partai Nasdem apabila Riko Zaryan Saputra tidak Dilantik Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Benteng Periode 2019-2024 berdasarkan peraih suara terbanyak pada saat pemilihan Legilatif pada tanggal 17 April 2019 lalu”, tegas salahsatu pengurus Partai Nasdem Kabupaten Benteng yang meminta identitasnya dirahasiakan. (Ed)