oleh

Membuka Lahan Pulau Kemayan Atas Izin Garap

BengkuluREALITASTERKINI.com – Lahan di Pulau Kemayan dan sekitarnya yang berada di Kelurahan Surabaya Rt.12, Kecamatan Teluk Segara, yang saat ini termasuk di wilayah Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu di buka oleh warga Kelompok IKALBAS atas dasar Surat Keterangan Nomor : 150 B/SKIG/SBY/1997, yang di keluarkan oleh Kepala Desa Surabaya ‘ABD. Aziz’ kepada ‘Yunhcik’ pada Tanggal 25 Agustus 1997. Hal itu disampaikan Hermansyah alias Herman E kepada REALITASTERKINI.com di lokasi lahan tersebut, Rabu (16/10/19).

Membuka Lahan Pulau Kemayan Atas Izin Garap 2

Herman mengatakan pembukaan lahan tersebut telah berjalan sekitar dua bulan belakangan ini dan dirinya telah di tunjuk sebagai Ketua Kelompok IKALBAS, setelah ‘Yunhcik’  yang tak lain adalah orang tua kandungnya.

Membuka Lahan Pulau Kemayan Atas Izin Garap 3

Menurutnya, Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh Kades Surabaya waktu itu berdasarkan pengajuan Kelompok Tani IKALBAS yang terdiri dari 14 orang anggota dan termasuk dirinya di urutan nomor 2 dalam pengajuan kepada Kades Surabaya pada tanggal 7 Agustus 1997.

Membuka Lahan Pulau Kemayan Atas Izin Garap 4

“Kami dari kelompok tani IKALBAS mendapatkan Surat Keterangan Izin Garap yang di keluarkan oleh Kades Surabaya ‘ABD. Aziz’ pada tanggal 25 Agustus 1997 dan sekarang baru kami memulai aktivitas pengelolaan tanah tersebut. Namun Kepala Kelurahan Sura Baya ‘Lasmi Party, SH, tidak merespon saat kami mengajukan kepengurusan SKT, dan bahkan ibu Lurah mengatakan kawasan tersebut akan di jadikan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Menyikapi dari Statemen Lurah tersebut kami dari Kelompok Tani IKALBAS sama sekali tidak berterima”, tegas Hermansyah sembari menyerahkan foto copy berkas tanah tersebut kepada REALITASTERKINI.com.

Membuka Lahan Pulau Kemayan Atas Izin Garap 5

Tidak hanya itu lanjut Hermansyah, kekuatan kami dalam mengelolah lahan tersebut telah di keluarkan surat oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu yang di tanda tangani oleh M. Mahfud,S.Hut,M.Sc selaku Kepala Sub Bagian TU atas nama Kepala Balai pada tanggal 26 September 2016 lalu.

Membuka Lahan Pulau Kemayan Atas Izin Garap 6

Berdasarkan hasil survey lokasi dari pihak BKSDA yang terdiri dari 5 orang tim saat itu mengularkan berita acara yang berisikan : Pemeriksaan lokasi tanah tersebut diatas dilakukan oleh petugas BKSDA Bengkulu dan bersama-sama pemohon, pengambilan titik koordinat dilakukan dengan menggunakan alat GPSMap Garmin 62sc.dari hasil pengecekan di lapangan dan overlay kawasan hutan Cagar Alam (CA) Danau Dusun Besar dengan Sistem Proyeksi Datum Horizontal WGS 1984, diperoleh bahwa lokasi tanah pemohon A/n Rohmadi, MA tersebut, berada di luar Kawasan Hutan CA Danau Dusun Besar.

Membuka Lahan Pulau Kemayan Atas Izin Garap 7

“kami menggarap bukan tidak punya dasar dan yang sangat kami sayangkan statemen Pemerintah Kota Bengkulu mengklaim bahwa tanah tersebut adalah milik Pemda Kota dan akan di bangun Ruang Terbuka Hijau, tentu kami dari Kelompok Tani IKALBAS sangat keberatan dan tidak berterima”, tandas Hermansyah.

Membuka Lahan Pulau Kemayan Atas Izin Garap 8

Diakhir pembicaraannya, dirinya mengaku bahwa luas garapan kelompok tani yang ia pimpin tersebut lebih kurang 34 Ha, dan dirinya akan mendatangkan investor untuk membangun Taman Wisata Pulau Kemayan dalam menyongsong program Pemerintah Kota Bengkulu terkait aspek objek Wisata Alam. (Ed)

Membuka Lahan Pulau Kemayan Atas Izin Garap 9

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.