oleh

Razia Hewan Ternak Lepas Terkesan Tidak Merata

Hewan ternak berkeliaran di jalan Desa Tanjung Kemuning Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur Bengkulu, (Foto:APRIN)


Kaur, REALITASTERKINI.com – Pada Saat razia hewan lepas di wilayah Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu menurut warga terkesan tidak merata, Hal itu disampaikan,Bagas, warga pasar lama, Kecamatan Kemuning Kaur dikediamannya, kepada realitasterkini.com. Rabu, (16/10/19).

“Kami warga sangat bersyukur atas tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda) tentang ternak lepas di Kabupaten Kaur saat ini namun sangat disayangkan banyak menuai kritik karena masih banyak Sapi yang berkeliaran di jalan-jalan hingga ke komplek rumah warga dinilai tidak merata,” jelas Bagas Warga Pasar Lama Kecamatan Tanjung Kemuning Kaur.

Menurut Bagas, Banyaknya sapi berkeliaran dijalan Kecamatan Kemuning ini bukan hanya mengganggu para pengendara dijalan saja, melainkan banyaknya kotoran sapi yang berhamburan mengganggu para pengguna jalan untuk menghindari agar tidak terlindas kotoran sapi.

“Kami warga Kaur saat ini sangat mengharapkan dinas terkait tidak lain yaitu Pihak Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL-PP) kaur untuk melakukan razia terhadap ternak lepas yang berkeliaran agar Kabupaten Kita ini tidak mendapatkan kritik dari luar kabupaten yang mengatakan pimpinannya tidak tegas, terlihat dari lingkungannya,” harap Bagas.

Bagas lanjut berharap, kalau bisa bagi pemilik hewan ternak yang di liarkan tersebut supaya ditindak tegas dan di tingkatkan sanksinya sehingga memberikan efek jera bagi pemilik Hewan.

Bagas berpandangan, sebagai masyarakat wilayah Kecamatan Tanjung Kemuning dan sekitarnya razia selama ini dilaksanakan hanya di wilayah kota bintuhan saja. Sementara khusus di wilayah Kecamatan Kemuning belum pernah di lakukan razia ternak menurutnya ini adalah salahsatunya penyebab Sapi masih banyak kelihatan berkeliaran di jalan. Pungkas Bagas mengakhiri. (APRIN)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.