oleh

Aset Negara Milik Pemkab Kaur Diduga, “Dijual Belikan”

-Berita, Kaur-1.175 views

Kaur, REALITASTERKINI.com – Dugaan penjualan Aset Negara berupa tanah yang terletak tepatnya di depan bengkel las tidak jauh dengan kantor Polsek Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, jadi perbincangan hangat bagi masyarakat luas. Pasalnya, salahsatu warga dan tokoh masyarakat Desa Auringit sekaligus Imam Masjid setempat Warlan, membenarkan bahwa tanah tersebut adalah milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkulu Selatan sebelum Kabupaten Kaur Definitif dan seyogianya sudah menjadi milik Pemerintah Daerah Kabupaten(Pemkab) Kaur.

Aset Negara Milik Pemkab Kaur Diduga, “Dijual Belikan” 2
Salahsatu warga dan tokoh masyarakat, Sebelah Kiri, Desa Auringit sekaligus Imam Masjid setempat Warlan (FotoAPRIN)

“Betul tanah yang terletak depan bengkel las yang berdekatan dengan kantor polsek tanjung kemuning itu milik PU Bengkulu Selatan dulu, sebenarnya di tanah tersebut masih ada bangunan tempat  jaga Dinas PU, yang diherankan ketika lokasi tersebut digusur bangunan tidak terlihat lagi,”ungkap Warlan di kaur.

Aset Negara Milik Pemkab Kaur Diduga, “Dijual Belikan” 3
Saat konfirmasi dengan Kepala Desa Auringit Kecamatan Tanjung Kemuning, Risi, sebelah Kiri, Wartawan realitasterkini.com (Foto:APRIN)

Sementara itu hal senada diungkapkan oleh, Kepala Desa  Auringit Kabupaten Kaur, Risi, mengatakan, tanah yang terletak di depan bengkel las yang tidak jauh dari Polsek Tanjung Kemuni itu adalah dulunya milik pemerintah Bengkulu selatan sebelum kabupaten kaur terbentuk.Namun yang diherankan diduga posisi tanah tersebut sudah di perjual belikan oleh salahsatu oknum pejabat yang saat ini menjadi Kepala Dinas dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur” Jelas Kepala Desa di Kaur. Minggu (27/10/19).

“Ya, saya telah mengeluarkan surat jual beli tanah yang menjadi sorotan itu, menurut informasi yang didapat lokasi itu akan dibuat tempat cuci mobil dan lesehan, “ungkap Risi demikian.

Masyarakat lainnya Arsaludin, mengukapkan hal senada bahwa keberadaan tanah yang jadi sorotan saat ini adalah milik pemerintah kabupaten Bengkulu selatan sebelum kabupaten kau definitif.

“Ya,dulunya tanah tersebut milik Pu Bengkulu Selatan yang seharusnya di kelolah oleh Kabupaten, namun tanah dan bangunan milik PU Bengkulu selatan itu, saat ini tidak tau lagi dan banyak masyarakat bertanya-tanya karena dugaan lahan itu dijadikan punya peribadi dan kalau tidak salah infonya telah terjadi transaksi jual beli antara yang menguasai lahan dan pembeli,”kata Arsal. (APRIN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.