oleh

Hari Ke 2 Komisi III DPRD Kaur, Sidak di Agen Gas Elpiji PT.Kaur Permai Sejati

Kaur, REALITASTERKINI.com – Pada Hari ke 2 Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kaur tuntaskan sidak ke Agen Gas Elpiji ‘PT.Kaur Permai Sejati di Desa Sulawangi Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.Hal tersebut dilakukan untuk merespon keluhan masyarakat yang selama ini terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg hingga pada kenaikan harga yang tak wajar. Kamis (31/10/19)

Hari Ke 2 Komisi III DPRD Kaur, Sidak di Agen Gas Elpiji PT.Kaur Permai Sejati 2

Ketua Komisi III DPRD Kaur Rolan Zuhrian, SH, mengatakan,  sesuai komitmen DPRD akan memantau terus pendistribusian gas Elpiji 3kg diwilah Kabupaten Kaur agar menemukan penyebab kelangkaan serta kenaikan harga yang tidak wajar lagi di tengah masyarakat capai Rp. 26.000s/d30.000. 

“Ini butuh proses karena membutuhkan waktu untuk dapat mengawasi secara maksimal  sebab 60 pangkalan gas Elpiji 3 kg di Kabupaten Kaur yang harus di pantau” ungkap Rolan.

Lanjut Romlan mengatakan, kami sangat berharap kerjasamanya dari Masyarakat, rekan Media, LSM, dan aparat penegak hukum agar dapat sama-sama mengawal program Pemerintah ini dengan harapan Gas Elpiji 3Kg itu karena subsidi sampai ke tangan masyarakat yang berhak menerima,” pinta Ketua Komisi III. 

Untuk diketahui lanjut Komisi III DPRD, kami telah mengecek di Kementrian ESDM RI untuk kuota Kabupaten Kaur 2019 berjumla 2003 atau 667.000 Tabung Gas Elpiji 3 kg, sedangkan pendistribusian saat ini hingga oktober berkisar 550.000 tabung lebih” jelas Rolan.

Sementara dari pihak Agen Gas Elpiji 3 kg PT.Kaur Permai Sejati Bu.Yuyun mewakili pimpinan perusahaan, menyampaikan, untuk penyaluran bulan oktober tidak ada kendala, berdasarkan catatan sampai bulan ini sudah mencapai 52.000 tabung.

“dengan sebagai perbandingan harga sesuai HET (Harha Eceran Tertinggi) wilayah Kecamatan Nasal yang terjauh dengan harga dari agen Rp.17.667,- dan HET penjualan Kemasyarakat Rp.19.000,-/ tabung gas 3 kg dengan jumlah kuota yang sudah ditentukan setiap bulannya,” tutur Yuyun.

Yuyun menambahkan harga untuk dijual dari pengecer kemasyarakat berkisaran harga Rp.17.800,- sampai harga Rp.19.000,- .

“Ini sesuai peraturan yang berlaku,”jelas Yuyun dengan  rombongan anggota Komisi III DPRD Kaur beserta awak media. (APRIN)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.