oleh

DPD LAI BPAN Sumsel, Usut Kasus di PALI

PALI(Sumsel), REALITASTERKINI.comSyamsudin ” 21 Item kasus di PALI jalan ditempat, diduga ada unsur KKN dan oknum Pejabat PALI kebal Hukum

Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) melalui team Badan Penelitian Aset Negara ( BPAN)  Provinsi Sumatera Selatan, segera memperkarakan kasus yang ada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI). Adapun kasus yang segera dilaporkan meliputi 21 (dua puluh satu) item kasus dugaan Korupsi yang melibatkan Bupati PALI Ir. H. Heri Amalindo. MM serta Anggota Dewan PALI.

Ketua DPD LAI BPAN Sumsel,Syamsudin Djoesman menegaskan ” kita akan mengangkat perkara ini dari 21 item dugaan korupsi, kasus ini dari tahun 2014 sampai tahun 2015. Adapun kasus yang terbaru yakni kasus PDAM, kasus Rumah Sakit, perlu diketahui kasus korupsi ini melibatkan Bupati PALI beserta jajarannya, tegas syamsudin diruang kerjanya, ( 26/11)

Salah satu kasus Proyek perluasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi, ternyata setelah di investigasi dilapangan, perluasan tersebut diduga Fiktif, karena disekeliling rumah sakit tersebut masih banyak rumah warga. 

Sambung Syamsudin, terus ada juga kasus tanah, dimana tanah tersebut milik H. Riduan Warga Talang Ubi Selatan,  tanah seluas 40 Hektar milik H. Riduan tak bersisa lantaran tanah tersebut surat menyurat dibalik nama bahkan dijual lagi ke Pemerintah Kabupaten PALI, yang dijadikan kantor DPPKAD sekarang, dengan nilai proyek miliaran rupiah. Selain itu ada dugaan berbau KKN oknum para kepala Desa yang jalan jalan ke Bali ” Kunjungan ke Bali”

“Kita tidak mungkin menyebutkan 1 persatu kasus ini, namun yang tidak bisa dielakkan lagi kasus Proyek Perluasan Rumah Sakit Umum Daerah Talang Ubi jelas fiktif, sepertinya dalam kasus ini akan banyak dugaan anggota dewan yang terlibat, itu nilainya fantastis sekitar ratusan miliar, untuk pembangunan infrastruktur sekitar Rp 48 miliar,”ungkapnya.

Syamsudin menegaskan, untuk kasus Kabupaten PALI, data dugaan korupsi ini valid A1, karena kasus ini dari laporan masyarakat, dan team investigasi BPAN LAI Sumsel. “Untuk itu kasus ini akan segera kita laporkan, karena kasus ini berhubung besar dan mungkin kita akan langsung ke KPK, Mabes Polri atau ke Kejagung, kasus ini melibatkan orang banyak dan kita juga tertarik bahwasannya orang yang terlibat kasus ini katanya diduga kebal hukum, disaat berbicara kebal hukum disinilah kita akan mencoba memperkarakan kasus ini, jadi 21 item kasus ini akan segera kita laporkan”, tukas Syamsudin berapi-api.

Syamsudin menambahkan, selain itu dugaan korupsi Proyek Proyek Jalan yang ada di Kabupaten PALI, salah satunya proyek jalan yang ada di Golf Permai di daerah PALI, diduga baru selesai 1 (satu) minggu proyek jalan itu dikerjakan, namun sudah hancur. Sepertinya pembangunan pembangunan di daerah PALI ini ‘darurat pengawasan’.

“Menurut masyarakat setempat kasus ini pernah dilaporkan namun kasus dugaan korupsi ini menjadi tertutupi lantaran dugaan pemerintah daerah tersebut kebal hukum, makanya kasus ini jalan ditempat,”tandas Syamsudin. ( Team )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.