oleh

DPD LAI Sumsel, Tetap Tegar Usut Kasus di PALI

Syamsudin Djoesman : ” LSM Berfungsi Untuk Menyampaikan Suara Masyarakat, Bukan Menjadi Pembela Pejabat KKN, Kami Juga Pertanyakan Bagaimana Kinerja LSM Lokal di Kabupaten PALI” .

Dalam hal ini sangatlah penting karena jika anggota dalam LSM tidak memiliki potensi sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan akan menjadikan LSM seperti halnya MAYAT HIDUP, yang ada keberadaannya namun tidak memiliki nyawa di dalamnya.


PALI (Sumsel), REALITASTERKINI.com – Terkait 21 ( duapuluh satu) dugaan kasus di Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) provinsi Sumatera Selatan, yang diduga melibatkan Bupati PALI Ir. H. Heri Amalindo.MM,  Lembaga Aliansi Indonesia (LAI ) melalui Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Sumsel, tetap tegar mengusut dugaan korupsi tersebut.

DPD LAI Sumsel, Tetap Tegar Usut Kasus di PALI 2

Dari data yang dihimpun LAI BPAN Sumsel, yakin bahwa kasus tersebut betul betul terbukti adanya dugaan KKN. Intinya kami dari Lembaga tetap terus memperkarakan kasus di PALI, sampai ke pusat tegas Syamsudin Djoesman.

Ia, ( syamsudin-red) juga menjelaskan bahwa fungsi LSM ( Lembaga Swadaya Masyarakat ) Sebagai wadah organisasi yang menampung, memproses, mengelola dan melaksanakan semua aspirasi masyarakat dalam bidang pembangunan terutama pada bagian yang kerap kali tidak diperhatikan oleh pemerintah. Senantiasa ikut menumbuhkembangkan jiwa dan semangat serta memberdayakan masyarakat dalam bidang pembangunan, ini merupakan salah satu fungsi utama dari pembentukan LSM itu sendiri. Ikut melaksanakan, mengawasi, memotivasi dan merancang proses dan hasil pembangunan secara berkesinambungan tidak hanya pada saat itu juga.

Dalam hal ini LSM harus memberikan penyuluhan langsung kepada masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan. LSM juga harus ikut aktif dalam memelihara dan menciptakan suasana yang kondusif di dalam kehidupan masyarakat bukan sebaliknya justru membuat keadaan menjadi semakin kacau dengan adanya isu-isu palsu yang meresahkan masyarakat.

LSM sebagai wadah penyalur aspirasi atas hak dan kewajiban warga negara dan kegiatan dari masyarakat sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan oleh masing-masing Lembaga swadaya masyarakat. LSM juga harus ikut menggali dan mengembangkan segala potensi yang dimiliki oleh anggotanya sehingga dapat mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan bersama.

Dalam hal ini sangatlah penting karena jika anggota dalam LSM tidak memiliki potensi sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan akan menjadikan LSM seperti halnya mayat hidup, yang ada keberadaannya namun tidak memiliki nyawa di dalamnya.

LSM sebagai wadah yang ikut aktif dalam perannya mensukseskan pembangunan bangsa dan negara. Serta dalam hal ini ikut menjaga kedaulatan negara serta menjaga ketertiban sosial. Sebagai salah satu cara bagi masyarakat untuk memberikan asiprasinya, kemudian aspirasi ini ditampung oleh LSM sesuai dengan tujuan LSM itu sendiri dan kemudian akan disalurkan kepada lembaga politik yang bersangkutan guna mencapai keseimbangan komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintahan seperti politik luar negeri Indonesia.jelas Syamsudin.

Ketua DPP LAI BPAN  H. Djoni Lubis, mengatakan ” Misi Aliansi Indonesia senantiasa Mencermati, Menyikapi dan Mengawal kebijakan Pemerintah Pusat maupun Daerah, Apabila ditemukan adanya oknum Pejabat yang menyalahgunakan Jabatan/wewenang, terutama yang berkaitan langsung dengan penggunaan dan pertanggungjawaban APBN maupun APBD, aliansi Indonesia tidak segan –  segan mengingatkannya. Bahkan jika dipandang perlu, oknum pejabat tersebut dilaporkan kepada bapak Presiden Republik Indonesia, tegas ketua DPP.

Ditempat terpisah, LSM bukanlah Lanang Sedut Mantang, itu ni  Lanang Sedut Mencari, oleh penyedut jadi beari-ari nontot Lokak Sen Mangka, ngetar-ngetar meragaki wang lagu-lagu siap masang awak kapan toke nye di cerudike wang dang Cak Ketokoh-tokohan ( LSM bukanlah Laki2 malas nyadap, tetapi laki2 yang malas bekerja, karna pemalas jadi berhari-hari kerjanya mencari uang mudah,  dengan menggertak-gertak, menakuti orang seperti siap pasang badan jika bossnya dikritik orang, sok ketokoh-tokohan), ujar Bak Barap. (Team)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.