oleh

LAI BPAN Sumsel, Tantang Serampuh Adu Data Kasus di PALI

Sumsel, REALITASTERKINI.com – Mengutip dan menyikapi ungkapan ketua LSM Serampuh Sony Ternando pada pemberitaan di media online Ginewstvinvestigasi.com

“PALI tidak butuh BPAN Aliansi Indonesia. LSM di PALI sudah banyak. Auditor resmi yang berkompeten, seperti BPKP, Inspektorat ada. Jadi kami warga PALI tidak butuh Aliansi Indonesia apalagi memfitnah, menyebarkan berita bohong, untuk apa berkeliaran di PALI,” ujar Soni, Rabu (04/12/19).

Soni menantang kalau ingin berbuat bagi Kabupaten PALI yang baru seumur jagung ini. Bantu dengan yang positif bukan terkesan membuat citra Kabupaten PALI menjadi buruk.

mendapat sambutan dari ketua DPD LAI BPAN ( Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara) Sumsel. 

Ia, ( Syamsudin) mengatakan pihaknya tidak main- main dalam memburu kasus yang ada di kabupaten PALI ( Penukal Abab Lematang Ilir), seperti salah satu contoh kasus tanah di KM 10, kelurahan handayani Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI Sumatera Selatan.

Sudah diketahui, terkait kasus tanah milik H.Riduan, yang semula memiliki tanah seluas 40,03 hektar, sampai saat ini tak tersisa. Sudah jelas, warga PALI ( H.Riduan) terdzolimi oleh politik Sengkuni yang ada di kabupaten PALI, jelas Syamsudin.

Apakah LSM Serampuh bisa membuktikan asal usul tanah pembangunan kantor PPKAD dan Makobrimob. LAI BPAN memiliki data itu semua, dari awal tanah hingga ke MoU antara H.Riduan dengan PT.MHP. 

Data ini akan dibawa ke pusat, LAI BPAN Sumsel yakin konspirasi masalah lahan tersebut, Dari mantan Lurah, Mantan Camat pun hingga pejabat akan terkait pada kasus lahan milik H.Riduan tersebut. Tutup Syamsudin (team)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.