oleh

Banyak Tak Lanjut Sekolah, Kades Kemang Manis Usulkan Pembagunan Gedung SMA

Seluma, REALITASTERKINI.com – Anak Usia sekolah yang sudah menamatkan pendidikan ditingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Desa Kemang Manis Kecamatan Semidang Alas Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu hampir merata tidak bisa melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) karena jauh dari kediaman dan biaya yang dibutuhkan bukan sedikit. Ujar Kepala Desa Kemang Manis Tantawi, di ruang kerjanya beserta perangkat Desanya terhadap realitasterkini.com, Sabtu (22/2/20).

Selama ini sangat terbeban bila meneruskan pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Pasalnya warga kemang manis setiap ingin melanjutkan anaknya di tingkat SMA tidak sanggup karena jarak tempuh yang harus di lalui yang sangat jauh dan itupun belum tentu diterima karena kuota penerimaan di sekolah yang di tunjuk sudah melampaui batas, dengan demikian sudah sepantasnya di Desa ini ada sebuah Sekolah SMA, ungkap Kepala Desa Kemang Manis Tantawi.

Menurut Kepala Desa Kemang Manis, akibat jarak tempuh yang sangat jauh dan biaya yang besar, dahulunya banyak anak yang tidak meneruskan sekolah ke tingkat SMA setelah tamat dari tingkat SMP.

“Kalau mau sekolah di Kabupaten Seluma bisa menempuh jarak hingga 1,5 jam dan itupun harus memakai kendaraan peribadi yaitu Sepeda motor, itupun kalau ada bagaimana jika orang tua yang tidak mampu beli kendaraan, terpaksa harus berhenti sekolah, dari segi biaya para orang tua yang ada di Desa ini sangat tidak mampu, dengan jalan satu-satunya adanya Gedung SMA di Desa ini,” jelas Kepala Desa.

Lanjut Tantawi mengatakan, pemerintah Kabupaten Maupun Provinsi Bengkulu meminta agar segera dibangunkan SMA di Desa Kemang Manis ini agar anak-anak kami bisa meneruskan sekolahnya di jenjang yang lebih tinggi.

“Kalau permasalahan Lahan pembangunan, kami masyarakat Desa telah menyiapkan lahan 1,5 Hektare, jadi bila mana pemerintah terkait ingin membangunkan sekolah di Desa ini tidak ada kendala semuanya telah di sediakan, tinggal bagaimana pemerintah mau apa tidaknya memperhatikan kami di sini,” kata Kades megakhiri. (Muksin)