oleh

AMAN Bengkulu Gelar Seminar dan Dialog Reforma Agraria

Bengkulu, REALITASTERKINI.com – Berangkat dari ketidak tahuan masyarakat tentang reforma agraria, Organisasi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Bengkulu gelar seminar dan dialog reforma agraria dengan tema Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat dalam Mewujudkan Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.

Adapun kegiatan ini dilaksanakan pada senin pagi (24/2/2020) dari pukul 09.30 hingga pukul 12.00 Wib, yang bertempat di Taman Wisata Mangrove Bahdrika Kota Bengkulu.

Disampaikan oleh Ketua BPH AMAN Bengkulu Deff Tri saat pembukaan bahwa proses pelibatan pemerintah sangat dibutuhkan dalam proses percepatan implementasi reforma agraria terkhusus masyarakat adat di Provinsi Bengkulu.

“tidak ada yang salah dengan semangat mewujudkan hak-hak masyarakat adat karena hal ini sejalan dengan amanat konstitusi” tambah Def Tri.

Seminar dan Dialog ini melibatkan Safnita (DLH Provinsi Bengkulu), Zamhari (Kadis LH Kabupaten Lebong), Beni Ardiansyah (Direktur Eksekutif Walhi) dan Def Tri (Ketua BPH AMAN), Fisko (Kabid Penataan Pertanahan Kanwil BPN Provinsi Bengkulu) sebagai narasumber yang langsung dipandu oleh Hexa (Aktivis Lingkungan) sebagai moderator.

Acara ini juga dihadiri oleh sayap-sayap Organisasi AMAN seperti Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) dan Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara (PPMAN). Turut dihadiri juga oleh kawan-kawan Akar Foundation, Genesis, Kanopi, Aji, serta masyarakat Bengkulu.

Dengan diselenggarakannya Seminar dan Dialog Reforma Agraria ini dapat membuka pengetahuan yang selama ini belum diketahui oleh masyarakat serta mampu mencerdaskan masyarakat akan pentingnya reforma agraria bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. (Sz)