oleh

PT. CBS “Rusak Fasilitas Umum Desa Penyandingan”

-Kaur-279 views

Kaur, realitasterkini.com – Kerusakan fasilitas umum di lingkungan Desa Penyandingan, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, murni dihancurkan pihak PT. CBS yang mengelola perkebunan kelapa sawit di wilayah Kecamatan Maje tersebut. Hal itu disampaikan Ketua BPD Desa Penyandingan ‘Anshori’ saat realitasterkini.com menyambangi kediamannya, Kamis (11/06/20).

Berdasarkan penuturan ‘Anshori’, Jalan, Jembatan dan Gorong-gorong di lingkungan Desa Penyandingan karena setiap harinya menjadi pelintasan mobil perusahaan angkutan buah sawit perkebunan PT. CBS yang bermuatan tonase berat. ‘Rusaknya fasilitas umum seperti jalan, jembatan dan gorong-gorong di lingkungan Desa Penyandingan ini, dikarenakan setiap harinya menjadi pelintasan mobil pengangkut buah sawit PT. CBS”, ungkap Ketua BPD.

Lebih lanjut Anshori mengatakan bahwa dirinya pernah mengadakan pertemuan dengan pihak perusahaan PT. CBS di Polsek Maje pada hari Kamis 04-06-20 lalu untuk memperbaiki kerusakan fasilitas umum di Desa Penyandingan. Malah beberapa hari setelah melakukan musyawarah tersebut, malah salah satu dari pihak perusahaan PT. CBS ‘Rizal’ memanggil Kades ‘Suparyoto’ untuk bertemu di rumah ‘Jailani’ salah satu penduduk di sekitar perusahaan tersebut, agar warga Desa Penyandingan mengajukan surat permohonan bantuan ke pihak perusahaan. “Yang kami tuntut sekarang ini bukan bantuan perusahaan terhadap warga, melainkan pertanggungjawaban pihak PT. CBS atas kerusakan Jalan, Jembatan dan Gorong-gorong di desa kami segera di perbaiki, tegas Anshori.

PT. CBS "Rusak Fasilitas Umum Desa Penyandingan" 2

Memperihatinkan…! Jalan Sentra Produksi yang dibangun Masyarakat Penyandingan dan Pemerintah daerah beberapa Tahun Belakangan ini, Namun Hancur Total dibuat PT. CBS

Bukan hanya itu, warga Desa Penyandingan dan sekitarnya meminta kepada pihak PT. CBS segera membuka akses jalan khusus menuju perkebunan sawit, karena jalan yang rusak berat akibat dari lalu lalangnya Mobil Dan truk pengangkut hasil panen sawit dari dalam perkebunan tersebut, adalah fasilitas umum pedesaan, jelas Ketua BPD.

Diakhir pembicaraannya, dirinya berharap agar pemerintah daerah Provinsi Bengkulu dan Pemeritah Kabupaten Kaur, terkhusus kepada Bupati Kaur ‘Gusril’ segera memanggil pihak PT. CBS dan melakukan investigasi ke Desa Penyandingan untuk melihat langsung kerusakan jalan, jembatan dan gorong-gorong yang telah di bangun pemerintah daerah dan hasil swadaya gotong royong masyarakat Desa Penyandingan, sehingga menjadi jalan sentra produksi kabupaten, ujar Anshori. (Samsudin)