oleh

Pengusaha : “Keluhkan Harga Jual Beli Lobster Anjlok Sejak Covid-19”

Bengkulu, realitasterkini.com – Pengusaha muda asal Bengkulu, Rahmad Nurdiansyah keluhkan harga jual lobster Masi anjlok.

Pemilik perusahaan CV Beruang Laut Bengkulu yang beralamat di jalan tengiri kelurahan Malabro Kota Bengkulu ini, mulai menggarap usaha jual beli lobster dari tahun 2018 dan sudah melakukan ekspor ke Negara China.

Pengusaha : "Keluhkan Harga Jual Beli Lobster Anjlok Sejak Covid-19" 1Proses Penimbang dan Pecking Lobster Sebelum di Ekspor ke China

Saat di konfirmasi di kantornya Rahmad Nurdiansyah mengatakan “sejak covid-19 harga lobster menurun drastis sampnai perhari ini, banyaknya permintaan lobster dari konsumen tapi harganya sangat minim sehingga kami juga agak kesulitan membeli dari nelayan setempat karena harga lobster turun jenis lobster pasir dari harga Normalnya 300rb/kg sekarang turun menjadi 180/kg” Sabtu, (13/6/2020) Ujarnya.

Ia juga mengatakan, akibat dari turunnya harga lobster berdampak susahnya mencari lobster dari nelayan setempat dikarenakan harga turun nelayan pun lebih memilih menangkap ikan.

“Kami sebagai pelaku bisnis lobster berharap semoga dengan berjalannya pasca new normal ini ekonomi bisa stabil sehingga harga Lobster normal kembali” terang Rahmad sapaan akrabnya.

Pengusaha muda ini juga memiliki rencana akan melakukan pengembangan Budidaya Lobster di Bengkulu, apabila situasi harga Lobster sudah stabil. Apalagi Bengkulu memiliki garis pantai yang panjang sangat cocok untuk pengembangan Lobster Laut jenis pasir.

“Jika harga Lobster sudah stabil kami berencana membuka budidaya lobster di Bengkulu, apalagi Bengkulu memiliki Lobster terbaik Lobster laut jenis pasir dengan teknik yang sudah kami kembangkan di Takalar, maka di Bengkulu juga bisa kami terapkan,” imbuhnya.

Ia bahkan menyebutkan jika bukan hanya permintaan dari China saja, saat ini sudah ada permintaan ekspor Lobster laut Korea dan Dubai.(Ogi)