oleh

Kepemimpinan Kades Harapan Makmur Sri Rahayu Tuningsih, SE “Patut Diacungkan Jempol”

Bengkulu Tengah, realitasterkini.com – Sejak kepemimpinan Kepala Desa Harapan Makmur Sri Rahayu Tuningsi, SE, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Provinsi Bengkulu Patut Diacungkan Jempol. Bagaimana tidak, dua periode terpilih menjadi Kades Harapan Makmur sangat peduli dan dekat dengan masyarakat.

Beberapa warga setempat yang ditemui realitasterkini.com, Kamis 09-07-2020 mengatakan, bahwa Kades Sri Rahayu Tuningsih yang akrab dipanggil sehari-hari ‘Buk Sri’ sangat merakyat dan perduli terhadap warga. “Salah satu yang terkesan sama kami ‘Buk Sri’ tersebut adalah pelayanan yang tak mengenal lelah, seperti bagi masyarakatnya yang belum mengurus Kartu Keluarga (KK) dan KTP segera dia kumpulkan biodata dan langsung dia urus ke kantor Dukcapil Benteng tanpa memungut biaya”, papar beberapa warga.
Bukan hanya itu, semua kegiatan dalam desa, baik masalah warga maupun pelaksanaan pembangunan desa, Kades ‘Buk Sri’ beserta Perangkatnya, selalu mengutamakan musyawarah desa yang belibatkan berbagai pihak secara akuntabel dan transparan, kata warga.
Pada hari yang sama, realitasterkini.com menyambangi Kades Harapan Makmur ‘Sri Rahayu Tuningsih’ diruang kerjanya mengatakan, atas kepemimpinannya selama ini selalu melakukan pelayanan ketransparansi publik dan mengambil semua kebijakan atas dasar musyawarah warga. Dan seperti apa yang disampaikan beberapa warga tersebut, tentu yang sangat tepat menilainya adalah warga itu sendiri, tandas ‘Buk Sri’ yang penuh bersahaja itu.
Lebih lanjut dirinya menerangkan tentang pencegahan Covid-19, seluruh rumah warga di desa yang dipimpinnya itu menyediakan wadah seperti ember berisikan air dan sabun cuci tangan sebelum masuk rumah. Dan hal itu sudah terlaksana secara menyeluruh rumah penduduk. Tidak hanya itu, pembagian Masker kesetiap rumah warga sudah terlaksana, termasuk penyemprotan disinfektan saat awalnya pemerintah mengintruksikan untuk melakukan kesetiap rumah warga hal itu telah dilakukan dua kali dalam satu bulan, terang ‘Buk Sri’.
Lebih jauh dirinya menjelaskan tentang kepedulian pemerintah dalam menghadapi virus Corona, Warga Desa Harapan Makmur telah mendapatkan bantuan. Adapun rincian yang mendapatkan bantuan tersebut, 107 KK sudah mendapatkan BLT. Pembagian Tahap I, langsung dibagikan pihak pemerintah desa dan pembagian Tahap II , melalui rekening masing-masing warga yang dibagikan langsung pihak petugas Bank BPD di kantor Balai Desa Harapan Makmur dengan jumlah 600 ribu rupiah per kepala keluarga, tandas kades.
Disamping itu ada warga yang mendapatkan bantuan PKH sebanyak 29 KK, dengan jumlah bantuan yang sama dan langsung diambil melalui kantor pos. Sementara 90 KK yang menerima BST dengan 600 ribu rupiah, juga diambil langsung oleh warga di kantor pos dan bahkan yang menerima BST tersebut sudah masuk Tahap III, terang kades.
Namun dalam hal ini masih ada 72 KK di Desa Harapan Makmur yang belum mendapatkan bantuan, dan saat ini dirinya telah mengajukan sejumlah data warga tersebut ke Dinas Sosial Benteng dan kemungkinan besar pihak pemeritah kabupaten merealisasikan dalam waktu dekat ini. Sebab pihak Dinas Sosial telah menandatangani berkas pengajuan data warga tersebut, katanya.
Menurutnya atas segala bantuan yang telah diterima warganya tidak ada yang tumpang tindih, dan dirinya selalu berupaya agar warga mendapatkan bantuan dampak Covid-19 agar pemerataan penerima selalu ada dan tetap berdasarkan petunjuk dari atasan. Ia menjelaskan jumlah kepala keluarga di desa yang dipimpinnya tersebut 336 KK, sedangkan BLT hanya 15 persen yang di keluarkan dari jumlah DD sebesar lebih kurang 800 juta rupiah tahun anggaran 2020 ini. Maka dari itu selalu memperjuangkan warga yang belum mendapatkan bantuan ke Dinas Sosial Benteng, pungkas Sri Rahayu Tuningsih sembari bergurau untuk istirahat mencalon kades setelah jabatannya selesai pada tahun 2021 mendatang. (Abdi)