oleh

Mengusut Tapal Batas Kabupaten Seluma – Bengkulu Selatan “Bentuk Tim Kecil”

-Seluma-118 views

Seluma, realitasterkini.com – Asisten III Kabupaten Seluma mengadakan rapat di Kantor Pemkab Seluma yang dihadiri tujuh orang Kades dan dua orang camat yang berbatasan dengan Kabupaten Seluma – Bengkulu Selatan. Hal itu dilakukan untuk membentuk tim untuk menghadap Gubernur Bengkulu tentang Tapal Batas pedesaan yang masih dalam sengketa.

Rapat Tapal Batas antara Kabupaten Seluma dan Kabupaten Bengkulu Selatan yang di gelar di Kantor Pemda Kabupaten Seluma Seluma untuk menyikapi tentang Tapal Batas pedesaan yang telah diambil oleh pemerintahan Kabupaten Bengkulu Selatan.

Mengusut Tapal Batas Kabupaten Seluma - Bengkulu Selatan "Bentuk Tim Kecil" 2

Turut Hadir Tim Presidium dan Beberapa Kepala Desa

Pertemuan yang digelar Senin 10-08-2020 kemarin di hadiri 7 orang Kades antara lain, Desa Serian Bandung, Suban, Jambat Akar, Gunung Kembang , Talang Alai dan Talang Kemang serta Dua orang Camat yaitu, Camat Semidang Alas Maras dan Camat Semidang Alas.
Rapat tersebut dilakukan untuk mendapatkan hasil kepakaran bersama dalam memperjuangkan kembali desa desa yg sudah di ambil oleh Pemerintahan Kabupaten Bengkulu Selatan.

Dalam acara tersebut di pimpin langsung Asisten III Kabupaten Seluma Maharka Dinata dan juga dihadiri Wakil Ketua I DPR Seluma Sugeng Zonario, SH, serta para staf yang ada dilingkungan Pemda Seluma.

Dalam pelaksanaan rapat tersebut berlangsung alot,rapat karena pimpinan forum mahasiwa Cipto mengatakan Pemerintah  Kabupaten Seluma kendor dan tidak tegas. Oleh sebab itu saatnya kita harus tegas dan menuntut kembali  ribuan hektare wilayah Kabupaten Seluma yang telah diambil oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, tegas Cipto.

Mengusut Tapal Batas Kabupaten Seluma - Bengkulu Selatan "Bentuk Tim Kecil" 3

Rapat dipimpin Oleh Asisten III Kabupaten Seluma

Bersamaan dengan pendapat salah seorang peserta rapat, Herwan Sale mengatakan, sehubungan Pemerintah Kabupaten Seluma diduga kalah dalam memperjuangkan Tapal Batas tersebut, sebaiknya pemerintah memberi waktu kepada masyarakat untuk maju dalam memperjuangkan kawasan yang merupakan sengketa tersebut, ujar Herwan Sale.

Berdasarkan adu pendapat pada forum rapat itu, akhirnya pihak Peresedium Pemekaran Kabupaten Seluma  dan Wakil Ketua I DPR serta Asisten III dan Staf Ahli Rosikin Kabupaten Seluma menyimpulkan untuk segera membentuk tim kecil sebagai wadah menghadap Gubernur Bengkulu  Rohidin Mersah dalam waktu dekat ini. (Mukhsin/ADV)