oleh

Desa Kemang Manis Laksanakan Musrenbangdes Dan Musrenbang

Seluma, realitasterkini.com – Desa Kemang Manis, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, laksanakan Musrenbangdes dan Musrenbang di pimpin langsung oleh kades Tantawi Dali di Balai Desa setempat, Selasa (15/09/20).

Dalam pelaksanaan rapat tersebut dihadiri Ketua BPD Yanoadi, Pendamping Desa Ari dan Plt. Puskesmas Kemang Manis Jaswan serta 26 orang peserta rapat warga desa setempat.

Berdasarkan pemaparan Kades Kembang Manis Tantawi Dali bahwa agenda rapat yang dipimpinnya tentang penerapan pembangunan Dana Desa (DD), APBD Kabupaten dan Provinsi untuk tahap ke-4, serta penanggulangan wabah Virus Covid-19 yang nantinya dapat di paparkan langsung oleh Plt. Puskesmas Kemang Manis, jelas Tantawi.

Desa Kemang Manis Laksanakan Musrenbangdes Dan Musrenbang 2

Ketua BPD Saat Memimpin Rapat Musrenbang

Pada kesempatan itu, Plt. Puskesmas Kemang Manis Jaswan menyampaikan dihadapan sejumlah peserta rapat tentang kesehatan warga dalam menghadapi Covid – 19 khususnya bagi ibu rumah tangga yang melahirkan diwajibkan untuk bersalin di Puskesmas Kemang Manis dan biayanya di tanggulangi pihak medis atau puskesmas setempat. Dan sebaliknya jika ada ibu yang melakukan persalinan di rumah maka ada sanksi atau denda sebesar Rp. 800.000.-, ujar Jaswan.

Desa Kemang Manis Laksanakan Musrenbangdes Dan Musrenbang 3

Tokoh Masyarakat Kemang Manis Yang Menghadiri Rapat

Menanggapi dari pemaparan Plt. Puskesmas Kemang Manis tersebut, tentang penanggulangan darurat Covid-19, serta denda terhadap ibu yang bersalin di rumah, Kepala Desa Tantawi Dali menyampaikan tanggapannya karena, ada 3 desa yang sangat jauh dari lokasi puskesmas dan juga menempuh perjalanan ekstrim. “Jika suatu saat ada ibu hamil yang mau melahirkan ke Puskesmas Kemang Manis, tiba-tiba melahirkan di perjalanan atau karena jarak tempuh yang jauh tersebut mendadak melahirkan di rumah, bagaimana tentang pembayaran denda sebesar 800 ribu rupiah tersebut, sedangkan warga desa dapat dikatakan tingkat perekonomian mereka sangat rendah”, tanya sang kades mewakili tokoh masyarakat yang hadir pada saat itu.

Disamping itu, Musrenbangdes yang dipimpin oleh Ketua BPD Kemang Manis Yanoadi menyampaikan tentang pengajuan pembangunan ke Pemkab Seluma dan Provinsi Bengkulu akan diusulkan melalui proposal, kata Yanoadi. (Mukhsin/ADV)