oleh

Rehabilitasi SDN 82 Mencapai 80 Persen, Dibangun Sesuai Spesifikasi

Bengkulu, realitasterkini.com – Pembangunan Rehabilitasi SDN 82 Kota Bengkulu telah dikerjakan sesuai dengan spesifikasi dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang tertera di Papan Merek. Saat ini perkembangan pelaksanaan rehabilitasi aset pemerintah tersebut hampir rampung dengan volume mencapai lebih kurang 80 persen. Hal itu disampaikan Kepala Sekolah (Kepsek) SD NEGERI 82 Puryanti, M.Pd diruang kerjanya, Kamis (8/10/20).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun realitasterkini.com, serta pantauan langsung ke lokasi pembangunan membuktikan bahwa pengerjaan rehabilitasi tiga gedung khususnya lokasi belajar mengajar yang terdiri dari 8 ruang kelas dengan biaya Rp. 560.000.000,- bersumber dari APBD – DAK “Dana Alokasi Khusus), dan dikerjakan melalui swakelola tanpa ada penyimpangan.

Rehabilitasi SDN 82 Mencapai 80 Persen, Dibangun Sesuai Spesifikasi 2

Ruang Perpustakaan Sekolah Yang Tengah Di Rehabilitasi

Disamping itu, juga ada pembangunan Jamban (WC) guru dan siswa dengan biaya Rp. 30.000.000,- dengan sumber yang sama juga dikerjakan melalui swakelola, termasuk rehabilitasi Gedung Perpustakaan sebesar Rp. 142.500.000,- juga dengan sumber yang sama dan dikerjakan secara swakelola, tanpa mengambil keuntungan peribadi seperti apa yang ditulis salah satu oknum wartawan di salah satu media online beberapa hari lalu.

Menurutnya, semua pembangunan SD Negeri 82 Kota Bengkulu tahun anggaran 2020 ini, bukan pembangunan baru, melainkan rehabilitasi. “Yang namanya rehabilitasi sebuah aset pemerintah artinya tidak semua bahan material diganti baru, namun yang diganti hanya bahan material yang dianggap tidak layak pakai”, tandas Puryanti.

Terkait pemberitaan salah satu media online tersebut, berbagai pihak termasuk beberapa wali murid angkat bicara serta menyayangkan munculnya sebuah pemberitaan yang diduga hanya sebatas mencari kesalahan tanpa melakukan kroscek lokasi serta tanpa melakukan konfirmasi terhadap penanggung jawab sekolah.
“Dengan memojokkan adanya pemakaian bahan bangunan bekas, hal itu tidak benar. Berkemungkinan saja kurangnya profesionalisme seorang oknum wartawan, dalam menyajikan sebuah berita, sehingga tidak dapat membedakan mana pekerjaan rehabilitasi sebuah aset pemerintah, dan mana pekerjaan sebuah pembangunan baru, tegas salah seorang tukang yang meminta identitas dirinya dirahasiakan.

Rehabilitasi SDN 82 Mencapai 80 Persen, Dibangun Sesuai Spesifikasi 3

Salah Satu Lantai Ruang Kelas Yang Tengah Di Rehabilitasi Tukang

Disisi lain, salah seorang wali murid mengatakan, perkembangan kemajuan pembangunan SD Negeri 82, sejak pengabdian kepala sekolah dalam kurun waktu 3 tahun belakangan ini, sangat menorehkan keberhasilan.

Bagaimana tidak, selama ini tempat ibadah sekolah tidak ada, sekarang telah berdiri Musholla termasuk pagar sekolah yang di bangun berkat kerjasama pihak komite sekolah dalam mencari dana melalui donatur ke pihak swasta, tanpa pungutan biaya dari wali murid.

Tidak hanya itu, lapangan futsal juga di bangun melalui bantuan pusat, pemasangan papin blok halaman sekolah termasuk kreatif kepsek mendatangi pihak perusahaan yang ada di kota Bengkulu untuk mengumpulkan dana untuk memajukan proses belajar mengajar di sekolah dasar tersebut, ujar salah seorang wali murid ketika awak media ini menyambangi kediamannya. (**)

Rehabilitasi SDN 82 Mencapai 80 Persen, Dibangun Sesuai Spesifikasi 4

Rehabilitasi SDN 82 Mencapai 80 Persen, Dibangun Sesuai Spesifikasi 5

Rehabilitasi SDN 82 Mencapai 80 Persen, Dibangun Sesuai Spesifikasi 6

Rehabilitasi SDN 82 Mencapai 80 Persen, Dibangun Sesuai Spesifikasi 7