oleh

Kegiatan Pekerjaan SDN 55, “Mencapai 85 Persen”

Kegiatan Pekerjaan SDN 55, “Mencapai 85 Persen”

Kota Bengkulu, realitasterkini.com – Kegiatan pekerjaan rehabilitasi SDN 55 yang di kerjakan secara swakelola telah mencapai 85 persen. Hal itu di sampaikan Kepsek SDN 55 Asminarti, S.pd, yang di dampingi Konsultan Pengawas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Adli, Rabu (18/11/20).

Kegiatan Pekerjaan SDN 55, "Mencapai 85 Persen" 2 Kepsek SDN 55 Asminarti Didampingi Konsultan Adli

Asminarti menjelaskan, jumlah dana kegiatan rehabilitasi SDN 55 sesuai yang tertera di papan merek. Untuk rehabilitasi ruang kelas sebesar Rp. 600.000.000,- dan untuk rehabilitasi Jamban Siswa/Guru sebesar Rp. 30.000.000,-

Dari jumlah dana tersebut, ada beberapa item yang dikerjakan. Seperti, rehabilitasi ruang kelas 8 lokal, dan 4 lokal rehabilitasi Jamban Siswa/Guru.

Kegiatan Pekerjaan SDN 55, "Mencapai 85 Persen" 3 Ruang Kelas SDN 55 Yang Direhabilitasi

Menurutnya, rincian yang dikerjakan dari 8 ruang kelas tersebut, bagian atap di ganti total, plafon dan pengecatan ruang kelas luar dalam dan juga kusen jendela yang dianggap tidak layak pakai. Begitu juga rehabilitasi Jamban Siswa/Guru sebanyak 4 lokal telah dikerjakan sesuai dengan petunjuk juklak juknis dari konsultan.

Kegiatan Pekerjaan SDN 55, "Mencapai 85 Persen" 4 Papan Merek Rehabilitasi Ruang Kelas

“Kami pihak sekolah telah melaksanakan kegiatan rehabilitasi SDN 55 semaksimal mungkin, dikerjakan secara swakelola dan tidak melalui pihak ke tiga. Sebab, dana yang digelontorkan oleh Pemkot melalui Dana APBD-DAK hampir setiap harinya di awasi pihak konsultan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu”, jelas Asminarti.

Kegiatan Pekerjaan SDN 55, "Mencapai 85 Persen" 5 Papan Merek Rehabilitasi Jamban Siswa/Guru

Hal senada juga disampaikan Konsultan Pengawas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu ‘Adli’. Dirinya membenarkan bahwa kegiatan rehabilitasi SDN 55, termasuk SDN lainnya yang mendapatkan dana rehabilitasi tahun anggaran 2020 ini dikerjakan secara swakelola tanpa melibatkan pihak ke tiga.

“Untuk di ketahui perkembangan pekerjaan khususnya di SDN 55 telah mencapai 85 persen atau tinggal finishing, demikian juga sekolah – sekolah lainnya hampir merata selesai semua dan dapat dipastikan menjelang pertengahan bulan depan (Desember-red) rampung 100 persen”, pungkas Adli. (**)