oleh

Pekerjaan DD Rena Gajah Mati II “Tinggal Finishing”

Seluma realitas terkini.com – Pembangunan Dana Desa (DD) tahun Anggaran 2020 di Desa Rena Gajah Mati II, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu diperiksa tim monitoring tripika kecamatan di ke-4 titik lokasi pembangunan telah mencapai 75 persen kemajuan pelaksanaan fisik. Hal itu terbukti saat tim meninjau lokasi sambil melakukan pengukuran fisik, Rabu (25/11/2020).

Kades Rena Gajah Mati II Apendri yang didampingi  perangkatnya serta BPD mengatakan, penerapan pekerjaan Dana Desa yang dikelola pada tahun anggaran 2020 telah selesai hingga 75 persen atau tinggal finishing nya saja.
“Ada 4 titik pembangunan yang dikerjakan dari Dana Desa pada tahun anggaran 2020 yaitu, 2 unit jembatan berukuran 4×4 dan 4×6, Peningkatan Gedung PAUD, Rehabilitasi Loneng dan Rabat Beton semuanya telah dikerjakan dengan baik, tinggal finishing”, kata Apendri.

Dalam kesempatan itu Tim Tripika Kecamatan, yang dipimpin langsung Camat Semidang Alas Zaidi melakukan cross check fisik pembangunan yang telah dikerjakan beserta Pendamping Desa, Anggota Polsek dan Anggota Koramil dan terbukti penerapan pembangunan ke 4 titik lokasi yang dikerjakan tinggal finishing.

“Camat per pesan agar semua sisa pekerjaan yang tinggal finishing ini dapat selesai selambat-lambatnya tanggal 15 Desember mendatang, termasuk laporan pajak dan BUMDES, segera diselesaikan pembukuannya”, harap Zaidi.

Camat dan Pendamping Desa Beserta Kades Saat Melihat Pekerjaan Jembatan

Tidak hanya itu, Camat dan pendamping desa mengharapkan agar pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) tetap diteruskan selama tiga bulan ke depan dan disesuaikan dengan data yang benar-benar berhak menerimanya, ujarnya.

Menanggapi dari penyampaian Camat dan pendamping desa mengenai membagikan BLT selama 3 bulan tersebut terhadap masyarakat, Kades Apendri menjelaskan bahwa, penerima pembagian BLT sejak Pandemi di Desa Rena Gajah Mati II berjumlah 78 Kepala Keluarga, dan telah kami laksanakan selama 3 kali dengan jumlah Rp 600.000,-per kepala keluarga.

“jika diperpanjang selama 3 bulan ke depan dengan jumlah Rp. 300.000,- per KK Dana Desa sudah tidak ada lagi dan jika hal itu diterapkan finishing pembangunan yang tengah dikerjakan saat ini pasti terbengkalai”, tandas sang kades. (Mukhsin/ADV)