oleh

Kadikbud Provinsi Bengkulu Eri Yulian Hidayat, “Stop Pungli Dalam PPDB”

Bengkulu, REALITASTERKINI.com–Tinggal menghitung hari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan dimulai ke setiap Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Wilayah provinsi Bengkulu. Maka dari itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Provinsi Bengkulu Eri Yulian Hidayat menghimbau pihak sekolah agar tidak melakukan pemungutan biaya pendaftaran dari calon siswa/i yang baru, dan melaksanakan PPDB secara transparan, objektif, tanpa pungutan liar (Pungli).

“PPDB di setiap sekolah masing-masing unit pendidikan harus dilaksanakan dengan cara teranparansi, untuk menghindari salah satu isu yang mencoreng nama pendidikan di kemudian hari,” tegas Eri Yulian Hidayat di ruang kerjanya, Senin (14/06/21).

Ia menjelaskan, bahwa penerimaan siswa/i baru pada tahun ajaran 2021 – 2022 berdasarkan zonasi, prestasi, dan juga ads hak aspirasi.

“Kritria zonasi harus menjaring 50 hingga 60 persen PPDB ke setiap lokasi sekolah, baru sisanya diberi peluang di luar zonasi dengan mengedepankan persentase yang benar-benar dipatuhi pihak sekolah terkait,” tandasnya.

Oleh sebab itu pihak sekolah harus melaksanakan penjaringan calon siswa/i yang betul-betul berprestasi khusus luar sistem zonasi, tanpa adanya indikasi pemungutan uang yang nantinya dapat mencoreng nama baik pendikan, teganya. (**)